Haloo!!! Sekarang kita mau ngebahas film yang satu ini. Ada yang sudah nonton? Yak, Ratu Ilmu Hitam, yang merupakan film bergenre horor. Film yang berasal dari Indonesia ini disutradarai oleh Kimo Stamboel dan sekanario dibuat oleh Joko Anwar yang pasti membuat banyak orang terkagum kagum akan hasil skenario yang dibuat. Tidak lupa dengan aktor-aktornya yang tampil semaksimal mungkin untuk memberikan kesan horor yang menakutkan. Berikut ini sinopsis yang akan kami berikan seputar film Ratu Ilmu Hitam.

 

Para aktor dan yang lainnya sedang melakukan meet and greet dengan yang lain

 

Di awal cerita, kita memang langsung disodorkan banyak sekali karakter dan bisa jadi terkecoh tentang siapa pemeran utama dan siapa orang jahatnya.

Hanif (Ario Bayu) dalam menit-menit pertama adalah karakter yang memegang setir mobil. Ia mengajak istrinya, Nadia (Hannah Al-Rashid), dan tiga anak mereka berkunjung ke panti asuhan yang dulu adalah rumahnya.

Di tempat terpencil dan tak ada sinyal itu, Hanif reuni dengan dua kawan lain yang bernasib sama: Anton (Tanta Ginting) dan Jefri (Miller Khan). Masing-masing membawa pasangan: Eva (Imelda) dan Lina (Salvita Decorte). Sampai seperempat film, porsi mata kamera menyorot para karakter laki-laki itu lebih besar, sehingga tak salah kalau kita pikir mereka adalah tokoh utamanya—si empu narasi.

Nyatanya, naskah Joko menyiapkan mereka sebagai jembatan untuk mengenalkan bandit utama dan panti asuhan Tunas yang jadi arena pusat teror. Sampai titik itu, karakter Hanif, Anton, dan Jefri juga jadi alat yang menghidupkan (atau menciptakan) monster bernama Ibu Mirah (Ruth Marini) bagi karakter lain.

Rani (Shenina Cinnamon) memang karakter pertama yang menyebut nama itu, ketika menceritakan kisah seram di balik sebuah kamar kepada Haki (Muzakki Ramadhan).

Namun, ketiga lelaki itu adalah alasan mengapa Ibu Mirah ditempeli stigma dan bernasib tragis. Kata Hanif, perempuan itu adalah penimba ilmu hitam yang gila dan membakar tiga anak perempuan, kawan sepantiasuhannya. Hal tersebut menjadi justifikasi mereka bertiga untuk menghakimi Mirah, dan menganggap penghakiman itu sebagai bantuan buat Pak Bandi (Yayu Unru), sang pemilik panti.

Di saat bersamaan, teror sudah dimulai. Sutradara Kimo Stamboel (Dreadout, Killers, Rumah Dara) menyiapkan parade horor bengis dengan special effect canggih, yang bisa bikin kita ngilu atau bersembunyi di balik telapak tangan. Tak cuma darah, horor itu melibatkan kelabang, telur busuk, dan sekumpulan lubang dengan pola janggal yang muncul di kulit.

Seperti Perempuan Tanah Jahanam (2019) yang berhasil menghadirkan karakter-karakter perempuan tangguh—bukan cuma sebagai protagonis, tapi juga antagonis utama—Joko masih memosisikan karakter-karakter perempuan dalam naskah Ratu Ilmu Hitam sebagai sumbu utama.

Ketika semua orang di panti asuhan Tunas sudah sadar bahwa hidup mereka sedang terancam, setir narasi berubah nakhoda. Dalam satu adegan di tengah film, Nadia mengambil alih setir mobil yang di awal cerita dipegang Hanif. Cerita kemudian dituntun lewat perspektifnya, karakter yang sama butanya seperti penonton tentang apa yang sedang terjadi.

Ia sama sekali tak tahu jawaban atas: kenapa kawan-kawannya bertingkah di luar nalar, mengapa Pak Bandi yang terbujur sakit selalu menatapnya curiga, atau apa yang sebenarnya terjadi pada Ibu Mirah.

 

Bagaimana? Tertarik dengan film horor yang satu ini? Silahkan menonton dicinema kesayangan anda sebelum tayangannya selesai. Itu seputar tentang Film. Semoga bermanfaat!

One Reply to “Ratu Ilmu Hitam: RATU ILMU HITAM: Dendam Perempuan dan Monster Feminin”

  1. Serem banget yah kayaknya, tapi asik nih kalau misalnya nonton bareng pacar atau gebetan hehehe. Next request film lainnya ya bro selain horor, kalau bisa action atau comedy. Good Job and keep up your work

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *