Halo Sobat Tubers!! Kali ini kita mau olahraga dikit nih, olahraga apa itu?
Ya, sesuai dengan judulnya olahraga renang. Banyak dari kalian suka renang kan? Tapi biasanya cuma diem di kolam renang doang kan, hayo ngaku, hehehe. Tapi nggak apa sobat, kita akan belajar bersama gaya-gaya yang menurut kami gampang ke susah. Susah bukan berarti nggak bisa dilakukan ya, cuma kita perlu usaha yang lebih banyak untuk melakukan teknik tersebut. Sebelumnya kita akan masuk ke sejarah renang secara singkat ya. Yuk disimak.

Sejarah renang dimulai sejak berabad-abad yang lalu sebelum adanya pencatatan sejarah (masa dimana manusia belum mengenal tulisan). Salah satu bukti tertua yang menjelaskan adanya olahraga renang adalah ditemukannya lukisan tentang perenang pada dinding goa dari zaman batu.

Manusia sudah bisa berenang sejak zaman dahulu. Tidak diketahui dengan pasti siapa manusia pertama yang bisa berenang. Bukti tertua tentang olahraga renang sudah ditemukan di “gua perenang” yang terletak di Wadi Sora, Gilf Kebir, Mesir barat daya.

Catatan tertua mengenai olahraga renang yang ditemukan berasal dari 2000 SM. Dokumen tertua yang berisi tentang berenang diantaranya adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, Alkitab dan Al-Qur’an. Seorang profesor bahasa yang berasal dari Jerman bernama Nikolaus Wynmann membuat sebuah buku tentang berenang pada tahun 1538. Buku berjudul “Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegesprach uber die Schwimmkunst).

Perlombaan renang di Eropa dimulai pada sekitar tahun 1800an setelah dibangunnya kolam renang. Pada waktu itu sebagian besar pererta berenang dengan menggunakan gaya dada.

Pada tahun 1873, seorang pria bernama John Arthur Trudgen memperkenalkan sebuah gaya berenang rangkak depan (gaya trudgen) yang sekarang kita kenal sebagai gaya bebas. Trudgen meniru gaya renang ini dari suku Indian di Amerika Selatan.

Renang menjadi salah satu cabang olahraga pada Olimpiade Athena tahun 1896. Mulai tahun inilah bermunculan banyak Atlet Renang guna mengikuti perlombaan Olimpiade Athena. Tahun 1900 gaya punggung dijadikan sebagai nomor baru pada renang Olimpiade. Pada tahun 1908 dibentuklah persatuan renang dunia atau Federation Internationale de Natation (FINA). Gaya kupu-kupu yang kita kenal sekarang ini awalnya merupakan pengembangan dari gaya dada, namun pada tahun 1952 gaya kupu-kupu sudah diterima sebagai gaya tersendiri.

 

Macam-macam Gaya Dalam Berenang

1. Gaya Bebas

Gaya bebas adalah gaya renang dengan posisi dada menyentuh permukaan air. Kedua tangan secara bergantian bergerak mengayuh ke depan dan ke belakang. Kedua belah kaki digerakan ke atas dan kebawah seperti sedang mencambuk air.

Pernafasan pada gaya bebas dilakukan dengan cara menoleh ke kanan atau ke kiri. Renang gaya bebas merupakan gaya renang tercepat.

Gaya bebas tidak terikat dengan teknik renang tertentu. Sehingga gaya bebas dapat dilakukan dengan beraneka ragam gerakan yang membuat para perenang melaju cepat dalam air. Gerakan dalam gaya bebas dapat digunakan oleh semua orang dari pemula sampai mahir.

 

2. Gaya Dada

Gaya dada merupakan gaya renang paling populer untuk anda yang bertujuan untuk rekreasi atau bersenang-senang. Gaya dada dikenal juga dengan sebutan gaya katak karena gaya renang ini meniru gaya katak saat berenang.

Gaya dada memposisikan dada menempel pada permukaan air, denga posisi batang tubuh dalam keadaan tetap. Kedua kaki menendang ke arah luar sedangkan kedua tangan diluruskan ke depan. Kedua tangan bergerak seperti sedang membelah air untuk mendorong tubuh ke depan.

Pernafasan dilakukan sekali dalam 2 atau 4 kali gerakan tangan dan kaki dengan mulut keluar dari permukaan air namun posisi kepala ke arah air, posisi kepala ke depan dapat mengakibatkan cedera pada leher.

 

3. Gaya Punggung

Gaya punggung dilakukan dengan cara punggung menempel pada permukaan air dan badan menghadap langit seperti sedang tidur terlentang. Gaya ini cukup unik karena perenang tidak dapat melihat dinding kolam renang, dan hanya mengira-ngira dengan cara menghitung langkah.

Gerakan dalam renang gaya punggung memiliki persamaan dengan renang gaya bebas. Kedua belah tangan dan kaki bergerak serupa hanya berlawanan arah. Jika pada gaya bebas, tangan dan kaki bergerak ke arah depan, maka pada gaya punggung bergerak ke arah belakang.

Pernafasan dalam gaya punggung tidak memerlukan teknik khusus dikarenakan wajah berada di atas air sehingga mudah untuk mengambil nafas.

Ketika berlomba, posisi awal pada gaya punggung dimulai dari dalam kolam renang, ini tentu berbeda pada posisi renang gaya lainnya yang dimulai dari luar kolam (balok start). Perenang gaya punggung menghadap dinding kolam sambil memegang besi pegangan dengan tangannya dan menekuk kedua lutut sambil menempelkan telapak kaki pada dinding kolam.

Gaya punggung sudah ada sejak zaman kuno dahulu, namun baru diperlombakan pertama kali pada Olimpiade Paris tahun 1900. Gaya punggung juga merupakan gaya renang tertua yang dilombakan setelah gaya bebas.

 

4. Gaya Kupu-kupu

Renang gaya kupu-kupu merupakan gaya renang paling baru. Gaya renang ini dilakukan dengan cara dada menyentuh permukaan air. Kedua tangan menekan kebawah, lalu kebelakang sampai akhirnya tangan keluar dari air, lalu tangan ke depan lagi dan begitu seterusnya. Gerakan kaki menendang ke atas dan kebawah seperti gerakan sirip lumba-lumba ketika berenang. Udara dihembuskan kuat-kuat dari hidung dan mulut sesaat sebelum kepala keluar dari air. Ketika kepala berada diluar air, udara akan dihirup memlalui mulut.

Gaya kupu-kupu merupakan gaya renang paling baru yang diciptakan pada tahun 1933. Dibutuhkan waktu lama untuk menguasai gaya renang jenis ini, karena membutuhkan koordinasi kaki tangan dan power yang baik.

Renang gaya kupu-kupu membutuhkan kekuatan yang cukup besar. Kecepatan laju gaya kupu-kupu didapatkan dari ayunan kedua tangan secara bersamaan. Gaya kupu-kupu yang dapat mengalahkan gaya bebas dalam soal kecepatan. Perenang gaya ini tidak dapat menutupi teknik yang buruk dengan mengeluarkan tenaga besar. Apabila anda tidak kuat, maka gaya kupu-kupu ini tidak akan bekerja pada anda saat renang karena tadi, kekuatan yang cukup besar dibutuhkan untuk teknik renang yang satu ini.

 

 

 

One Reply to “Mau Sehat? Renang Dulu!”

  1. Sekarang aku jadi lebih tahu kalau renang gaya kupu-kupu membutuhkan banyak tenaga, bukan hanya sekedar gerak biasa. Caranya biar staminnya kuat dalam melakukan gerakan kupu-kupu ini apa saja ya?? Penasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *